Selasa, 16 Maret 2010

Prestasi Siswa

AFRIDA Kelas 4c
Juara III Tunggal Usia Dini Putri
Kejuaraan Bulutangkis Walikota Pasuruan CUP Ke III Tahun 2008.
Diselenggarakan pada tanggal 20 s/d 24 Desember 2008
Bertempat di Gedung Serba Guna Pasar Kebon Agung Kota Pasuruan.

Senin, 23 November 2009

Tips Menghadapi UN

Tips Menghadapi UN

Dipersembahkan untuk siswa-siswi kelas VI SDN Bunulrejo 2. Semoga tips ini bisa bermanfaat.

1. Saat sekarang / Jauh hari sebelum UN
  • Jika ada program tambahan pelajaran ataupun bimbingan belajar yang terkait dengan pendalaman materi UN di sekolah, ikutilah dengan baik dan penuh semangat. Jangan menganggap remeh program pendalaman materi tersebut.
  • Kerjakan soal-soal UN 4 atau 5 tahun terakhir ( soal EBTANAS, UAN atau UAS ), khususnya materi ESENSI UN yang sudah disesuaikan dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) TAPEL 2008/2009.
  • Selama mengerjakan soal Ujian Nasional yang 4-5 tahun terakhir tersebut, hindari melihat pembahasannya. Kerjakanlah, carilah jawaban yang benar dengan dasar yang Anda catat, atau jika benar-benar tidak bisa menemukan jawabannya tanyakan pada guru kelas atau guru yang lain.
  • Ikutilah try out UN dengan sepenuh hati baik yang diselenggarakan oleh pihak sekolah atau instansi lain.
2. Sehari sebelum Ujian Nasional
  • Siapkan alat-alat tulis yang berhubungan dengan UN ( pensip 2B, bolpoint, karet penghapus, peraut pensil ). Jika ingin menggunakan alat tulis untuk pengisian LJK harap meminta izin dahulu kepada pengawas. Jangan sekali-kali membawa kalkulator dan alat hitung lainnya.
  • Jangan lupa siapkan kartu peserta UN yang sudah difotokopi dulu. Kartu asli dibawa sedangkan fotokopinya disimpan di rumah (untuk darurat jika kartu hilang).
  • Jangan terlalu malam belajar karena hanya akan mengganggu proses berpikir ketika ujian sedang berlangsung ( misalnya ngantuk atau malah tidur).
  • Bacalah ringkasan pelajaran yang akan diujikan.
  • Beribadahlah ( berdo'a ) untuk keberkahan dan agar diberikan kemudahan dalam mengerjakan UN.
  • Tidurlah yang cukup dan pasang alarm pengingat.
3. Saat UN
  • Bangun pagi dan jangan lupa beribadah. Mulailah hari itu dengan penuh optimis
  • Mandi dan makan seperti biasa sehari-harinya. Jangan menganggap hari itu adalah hari yang sangat istimewa.
  • Pakailah seragam sekolah sesuai yang diatur oleh sekolah.
  • Saat berangkat cium tangan orangtua mohon doa restu, karena doa orangtua terhadap anaknya diijabahi oleh Allah SWT.
  • Sesampai di sekolah jangan terpengaruh oleh pembicaraan teman-teman yang pesimis. Karena seorang pesimis selalu melihat kesulitan dalam setiap kesempatan. Bersikaplah tenang dan tetap mengulang-ulang hafalan untuk pelajaran yang akan diuji.
  • Kerjakanlah soal-soal yang mudah terlebih dulu, dan jangan panik ketika mendapati soal pada halaman pertama tidak ada yang bisa dikerjakan karena sulitnya. Mungkin di halaman lain ada yang lebih mudah.
  • Ingat untuk pelajaran Matematika lama ujian adalah 120 menit untuk 40 soal. Berarti setiap soal ‘jatahnya’ hanya 3 menit. Semuanya mulai dari membaca, mengerjakan dan mengisi Lembar Jawaban Komputer (LJK).
  • Agar tidak banyak waktu yang terbuang biasakanlah setiap halaman yang kita kerjakan jawabannya baru dipindahkan ke LJK. Jika ada soal yang belum bisa dijawab sebaiknya ditandai untuk dikerjakan kemudian.
  • Ikuti prosedur UN dengan sebenar-benarnya. Hindari bertindak curang karena akan sia-sia belaka.
  • Setelah selesai yakinlah agar semua jawaban sudah dipindahkan ke LJK. Disaranka semua soal diisi jawabannya, karena dalam UN tidak ada sistem minus untuk jawaban yang salah.
  • Setelah keluar dari ruang ujian, jangan sekali-kali membahas soal yang tadi dikerjakan. Karena belum tentu teman yang membahas soal menjawab dengan benar.
  • Siapkan diri kita untuk ujian besok, sama seperti kita menyiapkan ujian ini.
  • Sesudah selesai semua ujian, kita kembalikan seluruh urusan kepada Yang Maha Kuasa (tawakal), karena itulah hal maksimal yang sudah kita kerjakan.

Sukses buat kalian semua, doa Bapak/Ibu menyertaimu.
Sumber dari Koran Pendidikan

Kamis, 19 November 2009

UN 2010 Maju

UN 2010 Maju, Standarnya Untungkan Siswa

MALANG- Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) memang memajukan satu setengah bulan ujian nasional (UN) untuk tingkat SMP dan SMA. Jika pada 2009 UN SMP sederajat dilaksanakan 27-30 April, maju 22-25 Maret 2010. Sedangkan untuk SMA sederajat dari 20-24 April 2009, juga dimajukan 15-17 Maret 2010. Meski demikian standar kelulusan UN 2010 tetap 5,50, seperti 2009.
Kasi Kurikulum Dikmen Diknas Kota Malang Kunti Nursasiati mengungkapkan, kebijakan pengajuan jadwal UN itu berdasarkan Permendiknas 75/2009 tentang UN SMP, SMA/SMK tahun 2009-2010. “Saya harap informasi ini segera disampaikan ke siswa dan orangtua siswa agar lebih menyiapkan diri. Tujuannya agar siswa lebih dini menyiapkan diri,” harapnya.
Selain itu, standar kelulusan UN tahun ini juga tidak berubah, yaitu nilai rata-rata minimal 5,50 dan boleh ada nilai 4 untuk dua mata pelajaran. Dengan standar yang tidak dinaikkan ini diharapkan angka kelulusan tinggi. "Kami yakin, dengan aturan yang baru ini angka kelulusan siswa Kota Malang meningkat," ujar Kunti berharap.
Selain jadwal yang maju, UN tahun ini ada UN ulangan bagi siswa yang tidak lulus pada UN utama. Untuk ujian ulangan juga sudah dijadwalkan. UN ulangan SMP dilaksanakan minggu ketiga Mei, dan untuk SMA/SMK digelar pada kedua Mei. Aturan itu akan sangat membantu siswa untuk bisa lulus dengan tetap memiliki ijazah dari sekolahnya, bukan ijazah program paket seperti tahun sebelumnya. "Kalau ikut paket, ijazahnya kan ijazah paket. Tapi jika ikut yang resmi ijazahnya dari sekolah asal," tambah Kunti.
Bagaimana dengan yang tidak lulus UN 2010 nanti? Kunti memandang, sebenarnya dalam aturan UN 2010 nanti jauh lebih ringan dibanding tahun lalu, sebab UN ulangan digelar setelah hasil UN utama diumumkan. Dengan demikian siswa yang tidak lulus bisa mengulangi pada UN ulangan. Sementara tahun lalu, UN ulangan digelar sebelum pengumuman. "Meski ini menguntungkan siswa, kami berharap para siswa tidak kendor dalam belajar," pintanya.
Kunti juga mengatakan bahwa siswa yang tidak lulus UN utama tidak perlu ikut ujian paket yang diselenggarakan pendidikan luar sekolah (PLS). Itu karena PLS dikhususkan untuk peserta didik di luar sekolah. Sedangkan siswa yang tidak lulus UN adalah produk sekolah.
Soal keterlibatan perguruan tinggi negeri (PTN) dalam pelaksanaan UN, Kunti masih belum bisa menjelaskan secara rinci. Meski dalam Permendiknas sudah disebutkan, belum ada penjelasan secara rinci. Misalnya, penjelasan apakah pengawas dari PTN juga mengawasi di tiap kelas atau tidak. "Kami masih menunggu prosedur operasional yang lebih rinci lagi," jelasnya.
Sementara, Kepala SMAN 1 Kota Malang M. Sulthon mengaku sudahh siap menyambut aturan UN yang baru ini, meski harus ada beberapa jadwal yang diubah. "Intinya tak masalah. Anak-anak sudah siap," ujarnya.
Soal penggunaan UN sebagai syarat masuk PTN, Sulthon mengaku keberatan, karena hal itu bisa merugikan sekolah-sekolah yang selama ini menyelenggarakan UN dengan baik. "Bisa jadi nanti sekolah yang curang dan nilai UN baik akan lebih mudah masuk PTN,'' katanya. sty-KP
Sumber : Koran Pendidikan

Selasa, 17 November 2009

Memotivasi Belajar Anak

Pada masa ini, kebiasaan-kebiasaan, seperti bermain, mewarnai, dan menebalkan sangat sulit untuk langsung diubah ke tingkat membaca, dikte, menghitung, menulis, dan menghafal. Perubahan tersebut tentu memerlukan waktu. Berapa lamakah waktu yang harus dihabiskan? Jawabnya maksimal 2 bulan, kebiasaan-kebiasaan dari TK harus segera dikembangkan pada kemampuan membaca, menghitung, dan menghafal, karena semakin lama siswa menyesuaikan diri dalam kegiatan belajar mengajar, maka semakin tertinggal dia dalam memahami pelajaran tersebut dan semakin malas dia untuk mengikuti pelajaran.

Beberapa murid ada yang sangat memerlukan motivasi untuk dapat mengikuti pelajaran, karena masih kurangnya kesadaran dalam arti pentingnya belajar. Untuk menjawab persoalan tersebut, tentu memerlukan beberapa metode mengajar yang harus digunakan oleh guru, untuk menyeimbangkan antara anak yang telah mampu mengikuti pelajaran dan perlu perhatian dalam belajar. Dalam pelaksanaannya penggunaan beberapa metode dalam sebuah kegiatan belajar mengajar tidak 100 % berhasil dalam mengatasi persoalan tersebut. Metode-metode tersebut biasanya bertahan pada saat penjelasan materi yang akan disampaikan, namun setelah kegiatan berpindah pada kegiatan pengaplikasian hasil dari apa yang telah diperhatikan dari penjelasan guru, terkadang hasil yang diinginkan tidak maksimal dan diperparah dengan keengganan atau munculnya rasa malas murid untuk menuliskan atau melakukan apa yang guru inginkan.

Motivasi terbagi atas dua macam, motivasi dari dalam dan motivasi dari luar. Motivasi dari dalam muncul bila ada pemahaman si anak tentang tujuan dari apa yang akan dicapainya atau sebuah bentuk kesadaran yang timbul dari si anak itu sendiri. Biasanya motivasi ini akan bersifat kekal selama tujuan itu belum tercapai. Sedangkan motivasi dari luar muncul bila ada pancingan dari luar anak untuk melakukan apa yang diinginkan oleh si anak. Biasanya motivasi ini tidak bertahan lama, bila umpan-umpan untuk memotivasi masih menarik, maka kegiatan masih tetap berjalan, namun tidak selamanya seorang guru mampu terus mengumpan anak untuk dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itulah meskipun telah digunakan beberapa metode dalam mengajar masih ada anak yang belum mampu mengikuti dengan maksimal pelajaran. Dari kedua motivasi di atas, maka motivasi dari dalam diri siswalah yang perlu dikedepankan.

Dalam beberapa kesempatan saya mencoba beberapa cara untuk memotivasi siswa saya kelas 1 SD, meskipun belum maksimal meningkatkan motivasi siswa, alhamdulillah telah mampu membantu atau meningkatkan motivasi siswa ketika mengalami kejenuhan dalam melakukan tugasnya. Langka-langkah tersebut diantaranya

1. Menemukan cita-cita anak

Dalam kelas buatlah sebuah tempat untuk anak menuliskan cita-citanya. Agar mudah untuk diperhatikan oleh anak, maka buatlah tempat itu menarik dan terletak pada tempat yang strategis dapat dilihat. Setelah anak-anak diberi kesempatan untuk menuliskan cita-citanya, guru akan mudah untuk mengajak feeling anak pada arti pentingnya belajar. Kegiatan ini dapat dilakukan sebelum memulai kegiatan belajar mengajar. Setelah membaca doa sebelum belajar guru dapat mengajak siswa berkomunikasi tentang cita-cita yang dipilih oleh siswa, dengan harapan si anak sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar motivasi instrinsik telah tertanam pada si anak. Dan pada saat siswa menglami titik jenuh yang tinggi.

Sebagai contoh, bila salah seorang anak yang memerlukan perhatian, memilih menjadi seorang dokter. Guru dapat mengatakan kepadanya. Kamu benar-benar ingin menjadi dokter, kamu tahu dokter itu bagaimana. Seorang dokter harus bisa memutuskan sesuatu tanpa bantuan orang lain, karena bila pada suatu ketika tidak ada orang yang memerlukan bantuannya, sedangkan tidak ada seorangpun yang ada pada saat itu. tentu si pasien terbengkalai dan semakin parah sakitnya. Contoh lain, bila seorang anak bercita-cita ingin menjadi pilot. Guru dapat mengatakan kepadanya. " Seorang pilot itu pintar berhitung, dia tidak setiap saat bertanya untuk memperhitungkan, kapan pesawat akan menghindari gunung, berapa kecepatan yang ideal digunakan dan kapan untuk lepas landas, karena keselamatan penumpang ada pada kesiapan si pilot, bila setiap akan melakukan sesuatu dia bertanya, tentu pesawat tersebut dalam keadaan bahaya.

Pada suatu hari ada salah satu siswa saya yang mengalami tingkat kejenuhan dan kemalasan yang sangat tinggi, tugas yang saya minta untuk dikerjakannya belum satu ia tulis. Sayapun mendekatinya, dan berkata, " Royhan mau menjadi tentara besar nanti ?" dia menjawab " Iya pak guru ", sayapun berkata " kok tentara malas nulis ? ", tentara itu selalu semangat, selalu disiplin, tidak ada rasa malas sedikitpun, kalau seorang tentara selalu malas-malasan pada saat perang tentu dia akan cepat ditembak oleh musuh, dan bila Royhan malas-malasan seperti ini tidak akan mungkin bisa jadi tentara, mau menjadi tentara ada tes lo, harus bisa baca, bisa menulis, bisa berhitung dan masih banyak lagi. Setelah ia mendengar sugesti yang saya sampaikan diapun dapat menyelesaikan tugas tersebut.


2. Bercerita

Cerita adalah sebuah bagian yang mulai terlupakan pada kegiatan belajar mengajar, selain padatnya materi yang harus disampaikan dan kurangnya penguasaan guru dalam bercerita adalah penyebab tidak digunakan lagi metode ini untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Bercerita adalah sebuah metode yang sangat menarik bagi siswa SD, karena melalui cerita guru dapat memasukkan pesan-pesan yang dapat mengobati sakitnya motivasi siswa. Cerita tentang seorang anak penjual koran yang belajar sambil berjualan, tentang anak yang malas belajar, dan masih banyak lagi bentuk-bentuk cerita bermakna yang dapat kita sampaikan. Tentu timbul pertanyaan. Bagaimana mau meluangkan waktu untuk cerita, waktu untuk mengajarpun sangat sedikit?. Apakah anak akan menerima semua pelajaran bila kondisi anak tidak mau menerima pelajaran tersebut?. pertanyaan ini yang sering terlupakan oleh para guru, sering guru hanya mementingkan program pengajaran telah tercapai, kemampuan penguasaan siswa terabaikan. Alangkah baiknya meskipun waktu belajar terpakai sedikit untuk bercerita, namun anak mampu mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik. Untuk merubah fenomena tersebut tentu sangat dipengaruhi oleh sifat profesional guru tersebut.

Sumber : http://www.idonbiu.com

Senin, 16 November 2009

Profil 3

DATA PEGAWAI SDN BUNULREJO 2
TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010










































































































































































































NoFotoNamaJabatan
1AGUS WAHYUDI, S. PdKEPALA SEKOLAH
2
SUPARTI, S. Pd
GURU KELAS
3
SRI WARYUNI, S. Pd
GURU KELAS
4
SRI PILIHANI, S. Pd
GURU KELAS
5
T. WIDODO, S. Pd
GURU KELAS
6
ZULAIKHA HANUM, S. Pd
GURU KELAS
7

SUDARNO, S. Pd
GURU OLAHRAGA
8
CHURIL 'AINI, A. Ma
GURU KELAS
9
JUNI HERLINA MANALU, S. Pd
GURU KELAS
10
SUGIJANTO, S.Th
GURU AGAMA KRISTEN
11
MARIJAH, S. Pd
GURU KELAS
12
IKE ERNANINGSIH, S. Pd
GURU KELAS
13
ZAENAL MUROD, S. Pd. I
GURU AGAMA ISLAM
14
AILILA UJIATI, A. Ma
GURU AGAMA ISLAM
15

PRAPTINING REJEKI, S. Pd
GURU KELAS
16

UPIT WITASARI, S. Pd
GURU KELAS
17
ARIEF FEDTYAN FAISAL. M, S. Pd
GURU KELAS
18

B. RIA RULLAILA, S. Pd
GURU KELAS
19
R I A N A, A. Ma
GURU KELAS
20
SITI AMINAH, A. Ma. Pd
GURU KELAS
21
ANING LEKSTARI. TJ. S. Pd
GURU KELAS
22
ZAHROTUL MUFIDAH, S. Pd
GURU BAHASA INGGRIS
23
NILA EKA SOEGIARNI, S. Pd
GURU BAHASA INGGRIS
24
IKA RUSARIA, A. Ma
GURU KELAS
25
AHMAD ROJIKIN, S. Pd
GURU KOMPUTER
26
PUJI FITRIANINGSIH
TATA USAHA
27
JOKO
GURU EKSTRA PRAMUKA
28
DIAH
GURU EKSTRA PRAMUKA
29
NOWO SETYORINI
GURU SENI TARI
30
KARYONO
GURU SENI KARAWITAN
31
ATIM SURAHMAD
PENJAGA SEKOLAH
32
TUMIRIN
PENJAGA SEKOLAH

Rabu, 11 November 2009

Profil 2










































:: Data Sekolah ::
  1. Nama Sekolah : SDN Bunulrejo 2
  2. Akreditasi : B
  3. Status : Negeri
  4. NSS : 101056103087
  5. NPSN : 20534104
  6. Alamat : Jl. Bedadung No. 3


:: Fasilitas ::
  • Gedung : Milik Sendiri
  • Koperasi Sekolah
  • Lab. Komputer
  • Lab. Bahasa
  • Perpustakaan
  • Kantin
  • Ruang Ekskul Karawitan

:: Kegiatan Ekstra Kurikuler ::
  • Komputer
  • Pramuka
  • Tari
  • Karawitan
  • Karate

Senin, 09 November 2009

Ganti Wajah

Pengunjung yang budiman,

Sekarang Blog SDN BUNULREJO 2 sudah ganti wajah baru. bagi para pengunjung dan pendukung SDN BUNULREJO 2 kami selalu mengharapkan kritik dan saran yang baik dan membangun untuk kemajuan dan kelancaran proses pendidikan dan pengajaran di SDN Bunulrejo 2. Dan blog ini hanya sebagai fasilitas untuk memberikan informasi tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan SDN Bunulrejo 2. Kami berusaha memberikan yang terbaik untuk putra putri khususnya yang menempuh pendidikan di SD ini.

Kami juga selalu mengharapkan do'a dari para pengunjung blog dan pendukung SDN Bunulrejo 2 agar kami bisa menjadi yang lebih baik dan memberikan yang terbaik untuk Siswa-siswi kami.

Kami juga mohon maaf bila dalam pelayanan dan penyajian informasi di blog ini ada yang kurang berkenan bagi para pengunjung dan pendukung SDN Bunulrejo 2. dan ucapan terima kasih untuk semuanya yang telah memberikan komentarnya di blog ini.
Terima kasih dan selamat berkarya.
 

:: Situs SDN Bunulrejo 2 Malang :: Copyright © 2009 Community is Designed by Bunulrejo2